Tuesday, December 29, 2009

Nurnaningsih!



---------- Forwarded message ----------
From: Agus Dwi Rahardjo



dari om google... :D

tapos



---------- Forwarded message ----------
From: Agus Dwi Rahardjo

 
hahaha...
valid...

no mercy



---------- Forwarded message ----------
From: Agus Dwi Rahardjo


kluthikan eh cuplikan dari film 'no mercy'...

rendam



Ada spasang kekasih yg sedang SPA main tebakan lg berendam.

Cewe: "Yank, knp yah klo cwo gak di bolehin berendem lama2 di air panas?? Tapi klo cwe di anjurin lama2 berendem nya..??"
Cowo: "Hmmmhh... knp yah??"
Cewe: "Ayo cepeten jawabnya... Telmi banget seh..!!"
Cowo: "Sabar napa buu... mmmmhh.... gak tau dehh.."
Cewe: "hmmhhh... Ternyata tinggi2 kuliah gak tau jawabannya..."
Cowo: "trus apaan??"
Cewe: "Gini lo,, knp tuh para cwo gak bole berendem lama2 di air panas, soal nya klo klmaan ntar tuh "telur"nya cepet mateng, gawat kan tuh?!? "
Cowo: "hmmmhh... trus, knp coba klo cwe di bolein lama2 berendem nya?? apa supaya badannya cepet ngambang??"
Cewe: *pettaakkkk* (kpala cowo nya d ketok)"Ya ga lah, kan klo cwe berendem lama2 di air panas supaya "susu" nya gak cepet basi..." wkakakakakakkk,,,,
Cowo: @#$@!#$!#$#@!!

tanpa payung






From: Agus Dwi Rahardjo




 
 
Sabtu, 26/12/2009 13:25 WIB

Hubungan Tanpa Kondom Tingkatkan Kesehatan Mental?

Nurul Ulfah - detikHealth

img
Ilustrasi (Foto: psychologytoday)
London, Psikolog di Skotlandia meneliti hubungan seksual tanpa kondom bisa bermanfaat untuk kesehatan mental seseorang dibanding memakai alat pelindung. Namun studi itu memicu kontroversi para pakar kesehatan.

Benarkah berhubungan seks tanpa kondom lebih sehat?

Profesor Stuart Brody, seorang psikolog dari West of Scotland University yang memimpin studi itu mengklaim bahwa hubungan intim yang tidak dilindungi dengan kondom bisa meningkatkan kesehatan mental pria maupun wanita.

Sebaliknya, pasangan yang sering berhubungan seksual menggunakan kondom justru memiliki kesehatan mental yang lebih rendah karena terkait dengan gejala stres dan depresi.

Meski belum tahu penyebab pastinya, namun Brody menduga hal itu terkait dengan tingkat kepuasan seksual yang lebih baik ketika tidak memakai kondom. Hal itu akan memicu otak melepaskan hormon dopamin dan hormon pembawa rasa senang lainnya lebih banyak sehingga seseorang akan merasa lebih tenang, nyaman, bahagia dan jauh dari stres atau penyakit mental lainnya.

Namun studi ini mengundang komentar miring para pakar kesehatan seksual karena dianggap bisa memicu kehamilan yag tidak diinginkan dan juga penyakit menular seksual.

Argumen yang dikemukakan Profesor Brody adalah, tubuh manusia terprogram secara alami untuk mendapatkan kenikmatan ketika tidak dibatasi. Dalam hal ini yaitu seks yang tidak dibatasi oleh kondom.

"Itu karena ada keuntungan berevolusi yang lebih besar ketika melakukan seks tanpa pelindung, seperti kemampuan untuk berkembang biak. Dan kemampuan itu bisa meningkatkan kepuasan seksual yang lebih besar sehingga perasaan bahagia pun lebih besar," kata Brody seperti dikutip dari Geniusbeauty, Sabtu (26/12/2009).

Brody mengambil kesimpulan itu setelah melakukan survei terhadap 99 wanita dan pria di Portugal. Partisipan diminta untuk mengisi kuesioner tentang kepuasan seksual mereka saat memakai kondom dan tanpa memakai kondom.

Dengan menggunakan perhitungan skala psikologi dari Kanada, Brody menemukan bahwa partisipan yang menggunakan kondom lebih banyak mengalami stres daripada partisipan yang tidak memakai kondom.

"Meskipun ada yang stres namun mereka yang berhubungan seks tanpa kondom bisa mengatasi rasa stres itu lebih baik dan mentalnya lebih sehat," tuturnya.

Menanggapi penelitian ini, Tony Kerridge dari Marie Stopes International,-- sebuah organisasi yang peduli pada kesehatan reproduksi--, menyatakan keberatan karena studi itu dianggapnya bisa memicu perilaku seks bebas dan infeksi menular seksual.

"Mungkin saja mentalnya lebih sehat karena rasanya akan lebih puas jika berhubungan seks tanpa kondom. Tapi bagaimana dengan kesehatan fisiknya? Terutama bagi mereka yang punya penyakit menular seksual. Studi ini hanya berlaku bagi mereka yang sudah menikah dan bebas dari penyakit menular saja. Jangan coba-coba berhubungan seks tanpa kondom dengan alasan agar mental lebih sehat," kata Tom.

(fah/ir)

Monday, December 28, 2009

durung adus

He3.. Kethok nek durung adus...

foto2 P Pramuka 2

From: aldo

sebagian foto dikameraku: