Thursday, January 14, 2010

Tuhanku

From: Suhardono AR

Tuhan maafkan daku jika kadang aku tak mengertiMu
terpikir olehku Kau bisa cemburu
juga marah
namun sekali-kali Kau tertawai tingkahku

Tuhan maafkan daku jika kadang aku sebel padaMu
kupikir Kau bahagia karna kuasa mempermainkanku
dengan tidak segera mengabulkan do'a-do'aku

Tuhan bolehkah aku bertanya?
mengapa Kau begitu marah pada syaitan?
padahal dia hanya sekali saja membangkang padaMU,
sedang aku, manusia, telah ribuan kali membangkang padaMu
sering kuabaikan panggilanMu
sesaat setelah tobat musyrik langsung kumat
kutuhankan obat
kutuhankan uang
kutuhankan pengetahuan
kutuhankan matematika
kutuhankan anak
kutuhankan istri
kutuhankan duniawi
kutuhankan surgawi

kukurbankan waktu milisku untuk air wudhu
kukurbankan waktuku istirahat untuk sholat
cintaku padaMu masih terwarnai pengorbanan belum berbasic ketulusan .

No comments:

Post a Comment