Wednesday, February 10, 2010

Dia Yang Tidak Boleh Disebut Namanya



From: Suhardono AR



DesaMertua.jpg picture by suhardono
 
 
Ini suasana pagi hari di desa mertua saya. Foto diambil sambil jalan kaki dengan anak saya saat mendaki salah satu bukit di samping rumah. Di salah satu dukuh dari desa ini masih bersemayam "dia yang tidak boleh disebut namanya".  Harimau. Saat ini, mbah-e ini, sedang momong dua anaknya yang kecil. Kalau dari cerita mertua yang pernah beberapa kali ketemu dengan saudaranya "mbah" ini,  gambarannya warna kulitnya coklat kemerahan, ada loreng hitam dan loreng putihnya. Jadi menurut saya, ini termasuk harimau jawa yang langka itu. Emang di jawa ada harimau loreng yang lain?
 
Anak perempuan saya selalu merengek minta untuk mencari harimau ini, dan tentu saja saya nggak mau, pertama ya karena takut he.he.he... Pengenalan dengan kucing saya kira tidak cukup untuk melakukan persahabatan dengan "dia yang tak bisa ditebak tabiatnya" ini. Jadi maaf kalau saya pribadi tidak punya fotonya. Tapi orang kampung ada yang nyimpan kotorannya dan foto yang nggak begitu jelas.
 
Bagi rekan-rekan yang serius dan punya hubungan (profesi) dengan pelestarian hewan ini dan ingin melakukan penelitian bisa japri ke saya, nanati saya hubungkan ke person yang tinggal di desa tersebut. Semoga ini benar-benar harimau yang selama ini sudah dinyatakan punah sehingga ada harapan untuk dilestarikan dan dikembangbiakkan lagi.  
 
  
Suhardono

No comments:

Post a Comment