Friday, March 23, 2012

pahlawan-olimpiade-tunagrahita-tiba-sore-ini



From: Agus Dwi Rahardjo

http://www.detiknews.com/read/2011/07/06/062746/1675470/10/pahlawan-olimpiade-tunagrahita-tiba-sore-ini?9911032

Rabu, 06/07/2011 06:27 WIB
Laporan dari Athena
Pahlawan Olimpiade Tunagrahita Tiba Sore Ini  
Eddi Santosa - detikNews

 

Athena - Para pahlawan Olimpiade Tunagrahita peraih medali 15 emas, 13 perak dan 11 perunggu dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan pesawatTurkish Airlinespada Rabu sore ini pukul 17.25 WIB.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Republik Yunani Ahmad Rusdi kepada detikcom malam ini atau Rabu (6/7/2011) dinihari WIB.

"Kedatangan para atlet sore ini, 6/7/2011, menurut rencana akan disambut langsung di Bandara Internasional Soekarno Hatta oleh Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Malaranggeng," ujar Dubes.

Sebelum mereka bertolak ke tanah air, Dubes memberi hadiah kejutan ekstra dengan mengajak para atlet tunagrahita (berkebutuhan khusus, red) bertamasya melihat Bukit Akropolis tempat bangunan kuno Parthenon, yang menjadi lambang kenamaan Yunani.

Seusai jalan-jalan dan berfoto di depan Parthenon, rombongan segera menuju Wisma Duta di mana Dubes RI dan Ibu Anita Rusdi, jajaran KBRI serta masyarakat Indonesia dan warga sekitar telah siap menyambut.

Para pahlawan bangsa tersebut dijamu santap siang dengan menu yang disiapkan oleh ibu-ibu Dharma Wanita KBRI Athena berupa Masakan Padang dan Soto Pekalongan alias Tauto.

Para atlet yang telah berhari-hari tidak makan masakan khas tanah air langsung menyantap sajian dengan lahap. "Balas dendam saya," cetus salah seorang atlet, sambil terus menikmati citarasa menu Indonesia.

Suasana menjadi lebih semarak ketika Dubes menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota kontingen sebagai tanda kenangan atas perjuangan mereka mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah olimpiade.
 
Dubes menilai, jerih payah mereka ini merupakan salah satu bentuk people to people contact secara nyata. "Menjadi kewajiban KBRI Athena untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada para atlet dan pelatih secara prima. Sudah sepatutnya mereka diberi tempat terhormat," cetus Dubes. 

Lanjut Dubes, prestasi para atlet tunagrahita Indonesia di Athena mudah-mudahan dapat membuat para tunagrahita dapat diterima di kalangan masyarakat sebagai orang yang bermanfaat dan tidak dipandang sebelah mata.

Betapa 25 ribu relawan dari berbagai negara tanpa pamrih menyukseskan Olimpiade Tunagrahita ini, melayani 7500 atlet berkebutuhan khusus dari 184 negara, bagi Dubes juga diakui sebagai pengalaman tersendiri.

"Mereka sukarela membantu para atlet tunagrahita dari seluruh penjuru dunia, tidak membedakan bangsa, bahasa dan warna kulit," puji Dubes.

Sementara itu ketua rombongan Soina yang mendampingi para atlet Indonesia, dr. Iskandar Zulkarnain, merasa bersyukur perolehan medali meningkat dari Olimpiade Tunagrahita XII di Shanghai (9 emas, 9 perak, 4 perunggu, red).

"Terimakasih dan penghargaan tak terhingga atas dukungan dan bantuan penuh dari Dubes Rusdi, jajaran KBRI serta warga masyarakat Indonesia di Athena," tutur dr. Iskandar. 

Perpisahan dan pelepasan kontingen Indonesia di Wisma Duta menuju bandara itu diwarnai tetesan air mata. Selamat datang pahlawan, semoga prestasi gemilangmu membuka mata hati masyarakat. Selamat!

(es/es)

--

No comments:

Post a Comment